1 Dalam istilah computer, OS singkatan dari a. Open society d. Open stock b. Out source
Namalain dari Software disebut juga dengan perangkat lunak. Seperti nama lainnya itu, yaitu perangkat lunak, sifatnya pun berbeda dengan hardware atau perangkat keras, jika perangkat keras adalah komponen yang nyata yang dapat diliat dan disentuh oleh manusia, maka software atau Perangkat lunak tidak dapat disentuh dan dilihat secara fisik, software
Installsoftware dan perbaikan installasi jaringan (LAN), tidak termasuk konfigurasi ulang kabel dan instalasi kabel jaringan baru Pasal 3 Memberikan masukan dan pertimbangan khusus kepada Pihak Pertama atas kegiatan yang dilakukan oleh pegawai dan petugas kantor (perangkat komputer rusak akibat kelalian user/pengguna)
Tahun1989, Jaron Lanier, memeperkenalkan Virtual Reality dan menciptakan bisnis komersial pertama kali di dunia maya, Tahun 1992 mengembangkan Augmented Reality untuk melakukan perbaikan pada pesawat boeing, dan pada tahun yang sama, LB Rosenberg mengembangkan salah satu fungsi sistem AR, yang disebut Virtual Fixtures, yang digunakan
sepertiyang kita ketahui pera pelaku cyber merupakan orang-orang yang mempunyai kemampuan diatas rata-rata, namun cukup di sayangkan jalan dan pemikiran mereka berada dijalur yang salah, untuk itu sebaiknya pemerintah mengambil tindakan tidak hanya menghukum mereka tetapi juga diberikan pengarahan dan bimbingan sehingga keahlian
Pasal70 KUHP. (1) Jika ada gabungan secara yang termaktub dalam pasal 65 dan 66 antara pelanggaran dengan kejahatan atua antara pelanggaran dengan pelanggaran, maka dijatuhkan pidana bagi tiap pelanggaran itu dengan tidak dikurangi. (2) Untuk pelanggaran jumlah pidana kurungan dan pidana kurungan pengganti, tidak boleh lebih dari satu tahun
. Software Maintenance adalah bagian dari Software Development Lice Cycle SDLC. Software maintenance dilakukan diakhir pembuatan software. Bagian ini kadang terabaikan, padahal maintenance adalah hal penting yang harus ada dalam sebuah proyek pembuatan software. Pada Software Enginering Book of Knowledge SWEBOK dijelaskan mengenai software maintenance secara rinci, bahkan pada swebok sudah di break down kedalam beberapa sub area. Adapun Breakdwon dari topik Software Maintenance ditunjukan pada Gambar dibawah. Software Maintenace Fundamental Software Maintenan fundamental membahas mengenai definisi dari software maintenance dan pentingnya adanya maintenance Definisi Software maintenance adalah aktivitas perubahan atau modifikasi perangkat lunak setelah perangkat lunak digunakan after the delivery of software. Mengapa Butuh Maintenance Memperbaiki kesalahan Meningkatkan desain Peningkatan implementasi Ada interaksi antarmuka dengan perangkat lain contoh mengakses API Ada perubahan perangkat keras, sehingga perangkat lunak perlu menyesuaikan Migrasi perangkat lunak à perangkat lunak sebelumnya diubah Evolusi dari Software Software maintenance pertama kali dikenalkan dan diterapkan pada akhir tahun 1960. Pada software maintenance ada sebuah paradigma bahwa “Software yang besar itu tidak pernah selesai dan akan selalu berlanjut untuk berkembang, Software tumbuh semakin kompleks kecuali jika ada beberapa tindakan yang dilakukan untuk mengurangi kompleksitas“ Kategori dari Perawatan Terdapat 4 kategori dalam Software Maintenance, yaitu A. Corrective Maintenance Modifikasi reaktif atau perbaikan perangkat lunak dilakukan setelah adanya koreksi/masalah yang ditemukan. Digunakan untuk menjaga operasional produk perangkat lunak B. Adaptive Maintenance Modifikasi produk perangkat lunak yang dilakukan agar perangkat lunak dapat tetap digunakan dengan lingkungan yang berubah. Contoh perubahan sistem operasi sehingga perangkat lunak harus menyesuaikan. C. Perfective Maintenance Modifikasi perangkat lunak untuk menyediakan perangkat tambahan untuk pengguna, peningkatan dokumentasi program, dan pengkodean ulang untuk meningkatkan kinerja perangkat lunak atau atribut perangkat lunak lainnya. Misalnya Penambahan Fitur D. Preventive Maintenance Modifikasi perangkat lunak untuk mendeteksi dan memperbaiki kesalahan laten dalam perangkat lunak sebelum mereka menjadi kesalahan operasional. Pengelompokan Kategori Software Maintenance Correction hanya memperbaiki Enhancement meningkatkan kinerja, meningkatkan kemampuan upgrade 2. Key Issues in Software MaintenanceTedapat 3 Issue terkait software maintenance, yaitu perawatan secara teknis technical issues, perawatan manajerial management issue, Maintenance Cost Estimation, dan Maintenance Technical Issues1. Limited UnderstandingSoftware engineer baru harus dengan cepat paham terhadap program/aplikasi yang dibuat oleh developer lain. Sehingga ketika terjadi error atau penambahan fitur dapat langsung TestingMelakukan pengujian pada software untuk menemukan bug. Hal tersebut merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan pada perawatan Impact AnalysisMenganalisa pengaruh yang ditimbulkan ketika ada penambahan fitur. Jangan sampai saat terjadi penambahan fitur, malah membuat program error atau fungsi lain jadi tidak MaintainabilityMelakukan perawatan kepada software untuk menjaga agar tidak ada kerusakan yang fatal, serta meng-update fitur nya agar tidak kalah dengan software-software terbaru Management Issues1. Alignment with Organizational ObjectivesSebuah organisasi atau perusahaan yang berkecimpung dibidang IT. Selayaknya memberikan jobdesc kepada pegawainya sesuai dengan role bisnis. Kebutuhan maintener disesuaikan dengan kebutuhan, karena biasanya pekerjaan dilakukan per proyek. Deadline pengerjaan proyek yang terbatas biasanya membuat perusahaan meniadakan StaffingMenjadi seorang maintener orang yang bekerja untuk merawat software adalah pekerjaan yang kadang dipandang sebelah mata, karena kalah bergengsi dengan developer. Sehingga jika terdapat staff yang dapat bekerja sebagai seorang maintener, sebaiknya diberikan fasilitas, penghasilan yang baik agar tidak ProcessProses dalam melakukan perawatan itu tidak sedikit dan cenderung kompleks. Software life cycle process adalah sebuah set aktifitas, metode, latihan, dan transformasi yang orang gunakan untuk mengembangkan dan merawat software dan produk-produk yang terkait. Maintenance juga membutuhkan beberapa aktivitas yang tidak ditemukan di software development lihat section di swebok4. OutsourcingOutsourcing adalah pegawai disebuah perusahaan yang memiliki sedikit kontrol terhadap perusahaan. Bukan merupakan pegawai tetap perusahaan dan biasanya melalui pelantara pihak ketiga. Contoh pekerjaan outsourcing misalnya sebagai penerjemah dari software yang dikerjakan. Maintenance Cost EstimationCost/Biaya [1]Biasa perawatan Software, biasanya lebih besar dari biaya development. Software yang relatif “tua” mungkin membutuhkan biaya yang tinggi karena bahasa pemrogramran “lama”, compilers, dll Software Maintenance MeasurementMaintenance Effort Distribution Faktor yang Mempengaruhi Maintenance Cost1. Stabilitas TimBiaya pemeliharaan dapat ditekan jika staf yang sama terlibat dalam jangka waktu yang lama 2. Tanggung Jawab KontraktualAdakah kontrak yang tertulis dalam perjanjian dengan pengembang software? Insentif pengembangan software melakukan maintenance tertera atau tidak, jika tidak maka lebih murah. 3. Ketrampilan StaffSemakin berpengalaman dan memiliki domain pengetahuan luas maka dapat menekan biaya maintenance4. Usia dan Struktur ProgramSeiring usia program, strukturnya semakin menurun dan menjadi lebih sulit untuk dipahami dan diubah 3. Maintenance ProcessMerupakan proses yang diperlukan untuk melakukan perawatan software. Proses dalam perawatan software sangat banyak sekali, mulai dari menentukan kebutuhan, modifikasi, dan review kesesuaian. Berikut adalah langkah-langkah dari proses perawatan software. Berdasarkan buku Software Engineering 10th Edition karangan Ian Sommerville perawatan software dimulai dengan menentukan permasalahan dan analisa dari modifikasi. Setelah menganalisa masalah dan menentukan modifikasi yang perlu diubah, langkah selanjutnya adalah melakukan implementasi dari modifikasi tersebut. Implementasi modifikasi diperlukan koordinasi antara analyst dan developer. Langkah terakhir setelah dilakukan implementasi adalah melakukan review dan acceptance test terhadap hasil perawatan software dilakukan secara terus menerus mengikuti kebutuhan. Secara umum cara perawatan dilakukan dengan mengimplementasikan fitur coding, melukan migrasi dari fitur baru atau penembahan fitur. Kemudian apabila software tersebut sudah tidak dapat mendukung kebutuhan pengguna, misal sebagai akibat bahasa pemrograman yang sudah tidak mendukung fungsi dari program. Adapun model dari proses perawatan software lainnya adalah sebagai berikut. Quick Fix Spiral Osborne’s Iterative Enhancement Reuse Oriented Beberapa Aktifitas dalam Maintenance Pemahaman ProgramKegiatan yang diperlukan untuk mendapatkan pengetahuan umum tentang perangkat lunak, bagaimana cara kerjanya dan bagaimana unit di dalamnya berinteraksi TransisiPenyampaian yang terkontrol dan terkoordinasi dengan baik segala hal yang berkaitan dengan perangkat lunak, dari pengembang ke pihak maintainerPenerimaan/ Penolakan permintaan maintenancePermintaan maintenance dapat ditolak oleh maintainer dan dialihkan ke pengembangAnalisis DampakMelakukan teknik analisis dampak dari perubahan di dalam perangkat lunakMaintenance Service-Level Agreements SLAs and maintenance licenses and contractsPerjanjian kontrak 4. Techniques of Maintenance Program Comprehension Programmer menghabiskan banyak waktu untuk membaca dan memahami program yang akan diubah Dokumentasi yang jelas dan ringkas dapat membantu dalam pemahaman program Reverse Engineering Menganalisis perangkat lunak untuk mengidentifikasi komponen perangkat lunak dan hubungan di dalamnya untuk membuat representasi perangkat lunak dalam bentuk lain atau pada tingkat abstraksi yang lebih tinggi Reverse engineering bersifat pasif. Tidak mengubah perangkat lunak ataupun menghasilkan perangkat lunak baru. Contoh reverse engineering re-dokumentasi Reengineering [1] Reengineering didefinisikan sebagai pemeriksaan dan perubahan perangkat lunak dengan menyusun kembali atau menuliskan kembali sebagian atau seluruh bagian dari perangkat lunak, tanpa mengubah fungsionalitasnya Biasanya digunakan bukan untuk meningkatkan kinerja perangkat lunak, namun mengganti perangkat lunak yang “menua”. Sistem mungkin distrukturisasi dan didokumentasikan ulang Reengineering [2] Keuntungan 1. Mengurangi risikoAda risiko tinggi dalam pengembangan perangkat lunak baru. Mungkin ada masalah pengembangan, masalah staf dan masalah spesifikasi. 2. Biaya yang dikurangiBiaya reengineering seringkali jauh lebih rendah daripada biaya pengembangan perangkat lunak baru Reengineering [3] Migration [1] Dilakukan jika terjadi perubahan environment yang menjalankan perangkat lunakMaintainer perlu mengetahui aktivitas dalam proses migrasi migration requirements, migration tools, convertion of product and data, execution, verification and supports Migration [2] Additional Activities1. Notification of intentPernyataan berisi alasan lingkungan lama tidak lagi didukung, diikuti dengan deskripsi lingkungan yang baru dan tanggal ketersediaannya 2. Parallel OperationsMenyediakan lingkungan lama dan baru agar migrasi berjalan mulus 3. Notification of CompletionSaat migrasi selesai, informasi harus disampaikan ke seluruh pihak yang terkait 4. Post operation reviewPenilaian setelah parallel operations dan dampak perubahan menjadi lingkungan baru 5. Data ArchivalMenyimpan data dari perangkat lunak lama Retirement Setelah perangkat lunak mencapai akhir kegunaan, maka harus dipensiunkan. Analisis harus dilakukan untuk membantu dalam membuat keputusan retirement dari sebuah software. Analisis ini harus dimasukkan dalam dokumen retirement planning, yang mencakup persyaratan retirement, dampak, penggantian, jadwal, dan effort. 5. Software Maintenance Tools SlicersDapat memilih program yang terkena pengaruh perubahan2. Static AnalyzersMemberikan general view/ pandangan umum dan ringkasan dari isi program3. Dynamic AnalyzersMembantu melacak jalur eksekusi dari program4. Data Flow AnalyzersMembantu melacak aliran data5. Cross ReferencesMenghasilkan indeks komponen program6. Dependency Analyzersmembantu menganalisis dan memahami hubungan timbal balik antar komponen suatu program. Referensi [1] Pressman, Roger S, Software Engineering A Practitioner’s Approach 5th Edition, Mc Graw Hill, 2001[2] Ian Sommerville, Software Engineering 10th Edition, Addison-Wesley, 2015[3] P. Bourque and Fairley, eds., Guide to the Software Engineering Body of Knowledge Version IEEE Computer Society, 2014 office 2019 home business kaufen
pelaku yang melakukan perbaikan instalasi software disebut dengan